Kebanggaan yang luar biasa kembali menghiasi perjalanan akademik Jurusan Kimia Fakultas Sains dan Teknologi UIN Alauddin Makassar. Pada Jumat, 21 Agustus 2026, Arfiani Nur, yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Jurusan Kimia FST UINAM, resmi menyelesaikan studi doktoralnya pada Program Studi Doktor Ilmu Kimia Fakultas MIPA Universitas Hasanuddin. {rosesi yudisium dilaksanakan mulai pukul 10.30 WITA di Ballroom Lantai Dasar Gedung Science Building FMIPA Universitas Hasanuddin. Momen bersejarah ini turut disaksikan oleh Wakil Dekan I dan Wakil Dekan II Fakultas Sains dan Teknologi UINAM yang hadir langsung memberikan dukungan dan penghormatan kepada beliau.
Dalam sambutannya, Wakil Dekan I FST UINAM Ibu Dr. Ermawati menyampaikan ucapan terima kasih yang tulus kepada Program Studi Doktor Ilmu Kimia UNHAS atas penyelenggaraan yudisium yang berlangsung dengan khidmat dan penuh kesakralan akademik. Beliau juga menyampaikan rasa bangga yang mendalam atas pencapaian Arfiani Nur, yang selama ini telah menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai Sekretaris Jurusan Kimia FST UINAM dengan penuh dedikasi, sembari menyelesaikan studi doktoralnya, sebuah perjuangan yang tidak mudah namun mampu ia emban dengan luar biasa.
Disertasi yang dipertahankan oleh Arfiani Nur berjudul "Sintesis Senyawa Turunan Kalkon Sebagai Kemosensor Kolorimetri Untuk Deteksi Anion Serta Studi Komputasional Aktivitas Antitumor", sebuah karya ilmiah yang memadukan dua bidang kajian yang sangat strategis, yakni pengembangan sensor kimia berbasis warna untuk deteksi anion dan studi komputasional aktivitas antitumor. Penelitian ini tidak hanya bernilai tinggi secara akademik, tetapi juga membuka peluang besar bagi pengembangan material sensor yang ramah lingkungan dan aplikasi di bidang kesehatan.
Yudisium berlangsung dengan penuh khidmat di bawah bimbingan tim promotor dan penguji yang terdiri dari para akademisi terbaik. Prof. Dr. Nunuk Hariani Soekamto, M.S. dari Universitas Hasanuddin bertindak sebagai Promotor, didampingi oleh dua Ko-Promotor yakni Prof. Drs. Bambang Purwono, M.Sc., Ph.D. dari Universitas Gadjah Mada dan Dr. Herlina Rasyid, S.Si. dari Universitas Hasanuddin. Sementara itu, tim penguji terdiri dari Penguji Eksternal Prof. Dr. Rer.nat.H. Muharram, M.Sc. dari Universitas Negeri Makassar, serta tiga Penguji Internal dari Universitas Hasanuddin yakni Prof. Dr. Abd. Wahid Wahab, M.Sc., Prof. Dra. Paulina Taba, M.Phil., Ph.D., dan Prof. Indah Raya, M.Si., Ph.D.
Yang semakin membanggakan, studi doktoral Arfiani Nur tidak hanya menghasilkan sebuah disertasi yang berkualitas, tetapi juga melahirkan dua publikasi ilmiah terindeks Scopus pada dua jurnal bereputasi internasional, yakni Trends in Sciences dan Valensi, sebuah capaian yang membuktikan bahwa kualitas riset yang dihasilkan telah memenuhi standar akademik internasional dan memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan ilmu kimia, khususnya di bidang kemosensor dan kimia komputasi.
Pencapaian Dr. Arfiani Nur menjadi inspirasi yang luar biasa bagi seluruh civitas akademika Jurusan Kimia FST UINAM. Beliau membuktikan bahwa mengemban tanggung jawab sebagai tenaga pendidik dan pejabat struktural di kampus bukanlah penghalang untuk terus melangkah maju dalam dunia akademik. Sebaliknya, keteladanan yang beliau tunjukkan menjadi cermin bagi seluruh dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa bahwa dengan tekad yang kuat, kesabaran yang tulus, dan doa yang tidak pernah putus, tidak ada puncak yang terlalu tinggi untuk diraih.
Civitas akademika Jurusan Kimia FST UIN Alauddin Makassar mengucapkan selamat dan rasa bangga yang sebesar-besarnya kepada Dr. Arfiani Nur atas pencapaian luar biasa ini. Semoga gelar doktor yang telah diraih menjadi amanah yang membawa keberkahan, ilmu yang terus mengalir manfaatnya, dan langkah awal dari kontribusi yang semakin besar bagi dunia pendidikan, penelitian, dan masyarakat luas.